Hal ini sejalan dengan pendapat Ametembun (1985) bahwa suatu interaksi yang harmonis terjadi bila dalam prosesnya tercipta keselarasan, keseimbangan, keserasian antara kedua komponen yaitu guru dan siswa. Dalam proses edukatif guru harus berusaha agar siswanya aktif dan kreatif secara optimal. Guru tidak harus terlena dengan menerapkan gaya konvensional. Karena gaya mengajar seperti ini tidak sesuai dengan konsepsi pendidikan modern. Pendidikan modern menghendaki siswa lebih aktif dalam kegiatan interaktif edukatif. Guru bertindak sebagai fasilitator dan pembimbing sedangkan siswa aktif dalam belajar. Ada beberapa hal yang harus dilakukan guru dalam proses belajar mengajar seperti memahami prinsip-prinsip proses belajar mengajar, menyiapkan bahan dan sumber belajar, memilih metode yang tepat, menyiapkan alat bantu pengajaran, memilih pendekatan, dan mengadakan evaluasi. Semua kegiatan yang dilakukan guru harus didekati dengan pendekatan sistem, Sebab pengajaran adalah suatu sistem yang melibatkan sejumlah kompenen pengajaaran dan semua komponen tersebut saling berkaitan dan saling menunjang dalam rangka pencapaian tujuan pengajaran. Salah satu pendekatan yang bisa diterapkan oleh guru selaku pendidik adalah pendekatan PAIKEM (Pembelajaran Aktif Inovatif Kreatif Efektif dan Menyenangkan).
Aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan merupakan merupakan salah satu model pembelajaran yang ideal. Dengan pendekatan Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan (PAIKEM), siswa dapat mendapatkan ide-ide sendiri dalam pembelajaran berlangsung dengan pendekatan lingkungan sekitar.
Rabu, 14 April 2015 anak-anak dikenalkan dengan konsep pembelajaran langsung di lingkungannya dengan suasana alam yang rilex dan menyenangkan. berikut draft pembelajaran anak-anak di GOR
1. kelas 1 : pembuatan skill pelestarian lingkungan dengan pengenalan daur ulang 2. keals 2 : pemanfaaan sumber daya lingkunagn sekitar dengan memanfaatkan bambu dan serat tumbuhan untuk anyaman
3. kelas 3 : bermaiin game lingkunagn hidup dan monopoli
4. membuat jaring-jaring bangun ruang dan pemanfaatan alat ukur
5. kelas 5 : daur ulang sampah organik dan an-organik
6. outbound ketangkasan dan tanggung jawab.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar